Monday, August 27, 2018

makanan tradisional

     Gatot merupakan produk ala wong cilik yang dengan mudah anda jumpai di seantero jogja. Tetapi aslinya hidangan ini berasal dari gunung kidul. Gatot dibuat dari sisa bahal tiwul yang tidak terproses dengan baik. Ketimbang dibuang percuma, oleh rakyat sekitar dibuat menjadi gatot. Pegangan gatot terbuat dari singkong, salah satu komoditas bahan karbohidrat yang banyak dijumpai di tananh gersang gunung kidul. Untuk mengawetkan dan menyajikan singkong dengan cara berbeda, rakya kecil berkreasi dengan membuat gatot. Manfaat gatot ini adalah sebagai peluang usaha, seperti layaknya tiwul intsan gatoto bisa juga digunakan sebagai usaha gatot instant. Selain bahan baku yang mudah didapat untuk membuat usaha gatot instant inimodalnya juga relatif kecil.

makanan tradisional jogja

makanan khas jogja selain gudeg

  1. Tiwul 

Tiwul khas jogja    Selain makanan gudeg ada juga tiwul. Tiwul adalah makanan khas Jogja yang sangat terkenal di berbagai daerah lain di Indonesia,terutama dikota-kota di Pulau Jawa. Tiwul adalah jajanan pasar tradisional yang digemari karena cocok untuk semua lidah masyarakat Indonesia. Jajanan pasar ini biasa dijual saat pagi hari hingga menjelang siang, meskipun ada juga penjual tiwul yang berkelilin di sore hari menjelang petang. Komposisi bahanya yang meskipun sedikit tapi sudah bisa membuat perut kenyang menjadi alasan kenapa tiwul selalu diburu penggemarnya.

      Sajian utama pada tiwul adalah singkong yang sudah dijemur sampai kering atau biasa disebut gaplek. Gaplek kemudian ditumbuk halus dan dikukus sampai matang. Dahulu, tiwul sempat menjadi makanan pokok masyarakat. Oleh karena itu, untuk memenuhi kebutuhan perut, pada masa lalu penduduk Indonesia, khususnya di kawasan Yogyakarta mengganti nasi dengan tiwul yang dimakan bersama lauk pauk dan sayuran.